Nama Nama Islami Buah Hati

Nama menurutku mempunyai makna yang luar biasa. Tak pernah terbayangkan oleh ku ketika manusia tidak diberi identitas yaitu sebuah nama . si D bergosip “si A itu loh orangnya jorok, kemarin saja makan kue sambil bersihin kotoran hidungnya”. “Apalagi si C, beuh….dia sih orangnya cakep. Tapi lemotnya gak ketulungan. Mendingan ngomong sama orang utan deh dari pada ngomong sama si C.” gumam si B.

“Kalau menurut kamu, cowok keren yang kemarin sore naik sepeda motor New megapro warna merah dan punya blog yang terkenal “mencari Ketenangan” itu  gimana D??. Si J maksudmu??” Tanya si B  “iya, iya si J”. sambil manggut-manggut si D.

“Hmmm..Si J mah sudah jadi idola ane sedari dulu. Tapi sayang dia sekarang sudah menikah. Hancur deh semua harapan dan angan-anganku untuk mendapatkannya. Semoga si J selalu bahagia dengan istrinya , ane ikhlas. Cinta memang tak harus selalu memiliki”.

Melihat beberapa kutipan dialog diatas, kita akan bingung mengingat masing-masing orangnya.si D yang mana, si B dan si C yang mana. Kalau si J mah sudah pasti sangat jelas sejelas jelasnya.

Nama, mempunyai beberapa arti dan juga makna. Ada orang yang ingin anaknya kelak kalau besar banyak harta dan sehat selalu sehingga diberi nama “SLAMET SUGIHHARTO” yang dalam bahasa jawa berarti  “Selamat dan kaya harta”

Ada lagi yang karena waktu hamil musim hujan dan sering muncul angin kencang. Sehingga nama anaknya diberi nama “RIBUT” mungkin karena adanya angin RIBUT. Semoga saja tidak akan selalu bikin rebut di setiap aktivitasnya.

Kalau PAIJO, TUKIYEM dan SUKRO?? itu karena apa yak kok diberi nama begitu??

Wathever lah, ngapain ngurusin latar belakang si paijo,tukiyem dan Sukro mendingan mikirin nama buat calon buah hati ku tercinta.

Setelah buka-buka buku nama-nama islami untuk si buah hati, ada beberapa nama yang menurut saya bagus. Beberapa artinya sperti ini ;

Kalau cowok artinya “Kawan yang menyenangkan, cahaya petunjuk”

Kalau cewek artinya “Putri yang sedap dipandang mata”

Ada yang tau kah nama dalam bahasa arab itu apa yang kalau saya artikan artinya seperti yang tercantum yang diatas. “kalau tebakanya benar, dapat hadiah dari saya loh…Ayo tebak…ce ileh…ayo capa ayo capa??”

Semoga calon anak saya kelak di beri umur yang bermanfaat, berbakti sama kedua orang tua. Dan jadi pejuang islam yang tangguh.Amin

Ngomong-ngomong dari tadi panjang lebar bahas nama dan artinya. Si J sendiri kenapa bernama Jumari hidayat? Artinya apa dan sejarahnya kenapa kok punya nama itu??

“Oke..oke saya  akan coba jelaskan sedikit kisah tentang latar belakang nama calon orang hebat di muka bumi ini”.

Jumari artinya Jum’at dini Hari, saya lahir pada hari jum’at dini hari. Hari dimana istimewa karena terdapat sholat jum’at disana. Dan dini hari terdapat waktu yang cepat diterima doanya karena di 1/3 malam terakhir.

Hidayat artinya petunjuk, saya datang untuk memberikan petunjuk tentang ketenangan dimuka bumi ini. Membuat sedikit senyum dari para pembaca semua. Walau saya tahu, ada sedikit keraguan dipikiran pembaca (anjriittt…narsis banget nih anak).

Wathever lah, blog..blog saya..tulisan-tulisan saya…kalau tidak senang lama-lama juga senang. Kalau sudah senang lama-lama akan tenang.

Ini tulisan saya yang pertama sejak saya lupa kalau punya blog keren ini. Semoga tulisan-tulisan berikutnya bisa mengalir dengan deras.

LINK —>Nama nama islami

Advertisements

Topiknya itu-itu melulu

Ditengah kesibukan saya yang harus belajar untuk perjuangan terakhir dalam menghadapi siding tugas akhir ternyata saya juga harus mempersiapkan energi, tenaga, gaya, masa, luasan ( halah kayak mbahas ilmu fisika ae). Untuk  menjalankan tanggung jawab saya sebagai seorang sahabat menghadiri undangan pernikahan karibnya.

Kebetulan yag sama sekali tidak disengaja saya datang ke resepsi pernikahan itu terlalu cepat. Ternyata oh ternyata, tidak ada satupun tamu undangan yang saya kenal. Gak mungkin pakai banget kalau Cuma saya saja satu-satunya teman SMA yang diundang. ”ah mendingan nungguin temen-temen satu angkatan didepan pelaminan teman saya ini saja daripada Cuma datang, salaman kepada kedua mempelai, foto-foto, pulang” itu ucapan yang ada di hati saya saat itu.

Kupandang mereka berdua yang sedang duduk bercanda diatas pelaminan. ”Kapan saya bisa naik ke pelaminan seperti mereka ?” (itu doa bercampur pertanyaan yang muncul dari dalam hati saya). ”Jum sini, foto bareng ” panggil sahabat saya itu sekaligus membubarkan, menghancurkan dan memporak porandakan khayalan tingkat tinggiku.

Setelah hampir 15 menit waktu berlalu dengan tidak jelas, akhirnya penantian ku tak bertepuk sebelah tangan. Teman-teman satu angkatan mulai berdatangan. Ada yang membawa istrinya, ada yang membawa suami dan anaknya dan ada pula yang membawa selingkuhannya (lebay mode ON). Kalau saya datang sendiri tanpa pendamping disisi (jomblo mode ON). Jomblo kok bangga…he3x.

Memang kami lama sekali tak bertemu sejak perpisahan kelulusan dulu waktu SMA. Kami memulai pembicaraan.topik pembahasan kali ini bukan lagi tentang Ikut SPMB? Lanjut kuliah dimana? Akan tetapi sudah berganti topik menjadi kapan nikah??kerja dimana?

Huh dasar orang dewasa, saya kan masih anak-anak. Mbahasnya itu-itu aja. Gak ada yang lain apa. Mungkin topiknya bisa pilih yang seperti ini lebih seru. Gimana kabar manohara?? Dimana nurdin M.Top sekarang berada?,Chelsea Vs Milan scorenya berapa?. Tuhkan banyak bangets topik yang bisa dibuat diskusi. Kenapa sih topiknya selalu menjurus ke situ situ terus. Nikah…nikah…dan nikah….

Dari sekian banyak percakapan dan percekcokan pada saat itu, saya teringat tentang diskusi  masalah kapan menikah. Panggil saja nama teman saya itu mawar (bukan nama sebenarnya).

  • Mawar : hey jum, apa kabar?? Tambah ganteng ae !!!
  • Hidayat: Alhamdulillah baik. Terima kasih.  Iyakah tambah ganteng??ku pikir kali ganteng tapi bukan bagi ganteng kan??
  • Mawar : kamu sekarang sibuk apa??
  • Hidayat : saya InsyaAllah bentar lagi lulus kuliah dan alhamdulillah sudah diterima kerja juga di bekasi.
  • Mawar :Wah kerja dibekasi? Kalau nikah jangan lupa undang aku ya. Pacarmu anak mana??
  • Hidayat : pacarku orang papua nugini. Kami hubungan jarak jauh. Datang ya ke pernikahan kami di papua nugini nanti. (ngaco mode ON). Saya gak ada pacar kok. And insyaAllah ntar pacarannya setelah nikah. Calonnya juga dah ada and secepatnya nikah.
  • Mawar : Ok deh !!! tak tunggu kabar selanjutnya.
  • Hidayat : Love you..eh maksudnya See U..

Perjalanan pulang dari acara itu saya bertekat. Saya bersemangat membara dan berkobar-kobar. Saya harus mempersiapkan diri dengan bijak dalam menyongsong pernikahan saya kelak. Pengen nikah nih (mang ada yang gak pengen nikah?? Homo donk..lesbi donk!! Untung saya normal yang selalu mencintai kaum hawa).  Ingat sms teman “ nikah itu seperti makan siang kalau sudah waktunya pasti datang. Jadi tidak usah terlalu dipikirkan tetapi tetap harus dipersiapkan”