Harapanku sekitar 0.01 %

Maafkan aku…

lemah aku, tak mampu untuk berpikir. hanya sebuah bayang-bayang yang selalu terlintas otakku. Pada jalan hitamku berharap ada terang. Berharap bisa lupakan kamu…

Maaf..maafkan aku….Biarlah aku bersama langkah hitam milikku

Ketika kau datang selalu hangatkan hatiku. Damai selalu terasa juga….Hadirmu selalu disiang dan malamku selalu membuatku ceria. Usai sudah semuanya. Apapun yang terjadi sebenarnya tak mau berpaling-berpaling dari mu. kau berharap kau selamanya. ya sudah lah…mungkin itu memang jalan yang kau pilih. jalan yang coba aku pahami tapi sampai sekarang masih belum bisa aku mengerti.

Apabila kau telah runtuhkan jiwaku. mengapa aku tak bisa lagi berpikir. Sekarang aku merasa sendiri. Walau banyak orang yang selalu beraktivitas disekitarku. Sendiri, hampa dan tersiksa….

Tak mungkin ku bisa lagi mendapatkanmu..

sakit ini sampai sekarang ini membayangi……

akhirnya segalanya kacau. Bukan sebuah gambaran kebahagiaan. ya sudahlah……..

Tak hanya pertikaian ini yang aku rasakan tetapi pahitnya kesunyian yang kau berikan padaku. namun aku tetap berharap kau selalu dalam lindunganNya…….

2 Responses

  1. mendekat diri sama Tuhan aja, dia selalu dekat koq sama kita😀

  2. hiks…mensakno banget toh sampeyan *sok tahu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: