Dewasalah Temanku

Selesai Sudah semuanya.

Bukan Karena semua pekerjaan bisa saya selesaikan dengan sempurna. maupun karena Tugas kuliah dapat saya jalankan dengan baik. Tapi berlanjut dari pengalaman kemarin tentang kejadian malam di Laboratorium Mekanika Fluida Dasar Mesin ITS. dan seingat saya juga sudah saya tulis dalam sebuah artikel yang berjudul (Lucu…).

Flash back sebentar (Tuing…tuing…tuing…)

Pada malam itu saya sedikit cek cok dengan teman saya terkait sedikit topik pembicaraan. Jadi semua menjadi seperti sekarang ini. Seperti sebuah perang dingin…

bukan karena lab saya yang dingin dengan suhu Ac akan tetapi kondisi yang saya lihat pada teman saya dengan tidak menyapa saya ketika ada saya. Suatu hal yang sudah sering dia lakukan sama saya. Mungkin untuk keberapa kali ya???

%#%#%^##%% (Lagi menghitung)

Hmmmm..kalau di ingat-ingat sampai lupa sudah berapa kali dia memperlakukan saya seperti ini. Mungkin karena kedewasaan saya (Ciey sok dewasa…hahaha, padahal dah tua). Sehingga semuanya jadi balik seperti biasa. Ya dengan adanya permasalahan seperti ini saya pikir atau saya harap dapat membuat saya makin matang dan dewasa dalam menghadapi kehidupan di dunia ini..

Hidup memang kejam..

Hidup penuh pengorbanan..

Tapi saya selalu ingat..ketika kaita benar, Teruslah pertahankan sampai titik darah penghabisan.

Untuk kedepannya apa sih yang akan hidayat lakukan…

hhhhhmm apa ya??? mungkin akan mengikuti gaya permainan teman saya itu. Maksud ku, ketika dia memang mencoba membuat suatu hal atau kejadian yang membuat susana dingin. oke saya akan coba ikutin apa yang dia sebut kondisi dingin. Semoga kita berdua semakin dewasa dalam menghadapi permasalahan…

Ya apapun itu, Tidak ada dendam ataupun apa itu di hati ini..

yang pasti, mari coba sama-sama instropeksi diri. jangan semua hal dijadikan sesuatu yang ekstrim “sedikit-sedikit sombong, sedikit-sedikit sombng” saya rasa yang boleh sombong hanyalah Tuhan sang pencipta. karena dengan semuanya ni.. tidak ada yang bisa penulis sombongkan pada siapapun.

Mungkin teman saya itu yang merasa di sombongin (hati-hati syaitan ada dimana-mana)

sudah berulang kali bahkan sudah sering sekali saya sampaikan. Apakah yang saya sombongkan padamu. Kalau memang saya mau sombong, Sudah dari dulu saya lakukan…

Mari kita terus instropeksi diri dan….

Be Positive Thinking

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: