Budaya Marah

Mencoba melupakan sesuatu yang menyebabkan otak kita kepanasan sungguh sangat berat. Pertama berawal dari mulut. Kemudian turun kehati. dari hati pindah ke otak dari otak pindah lagi ke mulut. Apaan tuh??Gak ngerti banget. Ya maklum penulis kan orang makhluk aneh yang akan selalu terus aneh. Maksud saya ketika ada seseorang yang mengeluarkan sesuatu dari mulutnya. Bukan meludah lho.tapi bisa juga sih..mungkin meludah ke muka kita. tau apalah. Intinya mulut tuh bikin hari kita berkecambuk.ciey..kayak pecut saja..Kemudian hati mengolah penuh ketelitian dan kecermatan dengan kekuatan yang super canggih. Apakah info tersebut akan diterus kan ke otak atau di beri akhiran end. Seperti simpangan di program pascal yang telah saya dapatka dibangu kuliah. Kalau semisal di lanjutkan oleh hati ke otak. maka otak akan merespon dengan kekuatan super panas dalam hal ini bisa marah..di empet dan lain-lainnya. Nih kalau dah melalui otak maka Otak akan memerintahkan anggita tubuh bisa tangan, kaki dan juga mulut untuk membuat hati jadi tenang…

Ternyata menahan amarah sangat susah ya…Bahkan saya sering memperhtikan apakah marah itu sudah menjadi sebuah budaya. Betapa indahnya ketika kita bisa menghilangkan sifat marah ini. maka siapa kah orang yang paling sedih ketika marah ini hilang. Yups benar…anda yang sedang membaca tulisan ini

yang akan sedih..ehhehehe just kidding. Tentunga syaitan yang selalu membuat kita marah yang akan paling sedih….Pergilah kau syaitan…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: